PENERTIBAN AKHIR TAHUN 2015


Salah seorang Pelanggar saat diiterogasi Petugas

Salah seorang Pelanggar saat diiterogasi Petugas

Di sela terik matahari sekitar Tanjung Benoa Bali hari Rabu tanggal 30 Desember 2015 dilakukan penertiban oleh Tim Gabungan terdiri dari Satpol PP, Polisi Pariwisata, PPNS, DPD HPI Bali beserta Tim Divisi Domestik sebagai pendamping. Salah satu objek wisata air terkenal yang berlokasi di Bali selatan menjadi sasaran tim karena disinyalir banyak wisatawan domestik mengunjungi objek ini dan mengambil aktivitas seperti ke pulau Penyu, Banana Boat, Snorkeling, Parasailing dan bahkan ada yang hanya sekadar santai berphoto ria di sekitar objek. Tim yang dipimpin langsung oleh Kabid Satpol PP I Ketut Arnawa mendapati beberapa pelanggaran seperti Bus-Bus yang selama ini hanya dikelola oleh Sopir merangkap Guide dan Tour Leader. Travel bodong yang hanya menggunakan tour leader tanpa surat ijin atau surat keterangan dari Travel Agent tempatnya bekerja. Kalau begini kan susah, anda harus menghormati tata kelola kepariwisataan di Bali khususnya dan Indonesia umumnya. Dari penertiban yang dilakukan, terjaring 13 pelanggar yang diproses oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Selebihnya mereka diberikan penjelasan dan aturan main yang berlaku di wilayah Provinsi Bali khususnya menyangkut Perda Provinsi Bali No. 5 Tahun 2008 tentang Pramuwisata Penertiban di akhir tahun 2015 ini tidak diskriminatif, pramuwisata Bali yang sudah berpakaian adat Balipun tetap ditanyakan kelengkapannya di dalam melakukan tugas-tugas kepemanduan. Penertiban kali ini langsung dipantau oleh Ketua dan Sekretaris DPD HPI Bali untuk mencari pola penertiban yang terintegrasi dan tidak asal main bentak yang mengakibatkan kesan kurang nyaman di mata wisatawan yang sedang ditangani oleh oknum-oknum yang bermasalah. Aturan main kami sudah jelas, silahkan datang dan berlibur ke Bali. Khusus dalam bentuk rombongan, setiba ditujuan hendaknya menyerahkan tugas-tugas kepemanduan kepada guide lokal dibawah naungan DPD HPI Bali. Penertiban ini menurut Ketua DPD HPI Bali Sang Putu Subaya, SH.,MH untuk menepis anggapan bahwa di Bali semua boleh membawa tamu baik yang berlisensi atau yang tidak memiliki lisensi guide karena tidak ada penertiban. Untuk itu di tahun 2016 kami akan mohon kepada pihak terkait agar meningkatkan intensitas penertiban, apalagi perubahan sangsi di Perda yang baru nanti sangsinya Tipiring akan memudahkan tim dalam bekerja.

More

Meningkat, Kunjungan Wisatawan Tiongkok ke Indonesia

Meningkat, Kunjungan Wisatawan Tiongkok ke Indonesia

TUTORIAL WEB HPI BALI

TUTORIAL WEB HPI BALI

RENUNGAN AKHIR TAHUN 2015

RENUNGAN AKHIR TAHUN 2015

Pelantikan HPI Komisariat Tria Uma Wisata

Pelantikan HPI Komisariat Tria Uma Wisata

PENERTIBAN AKHIR TAHUN 2015

PENERTIBAN AKHIR TAHUN 2015